Makassar, potretlutim.com — Ajang Expo Kreatif Andalan 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Luwu Timur. Bukan hanya berhasil meraih Juara 1 Parade Wastra, namun salah satu produk unggulan kriya, Tas Teduhu Kombinasi Rajut, berhasil mencuri perhatian tokoh nasional, Mufidah Jusuf Kalla.

Kunjungan Mufidah JK ke booth Luwu Timur berlangsung penuh kekaguman, Minggu 23 November 2025.

Dia memuji desain tas yang memadukan unsur budaya lokal Padoe dengan sentuhan modern melalui teknik rajut.

Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Dekranasda Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, menyerahkan langsung tas tersebut sebagai cenderamata.

“Kami bangga bisa mempersembahkan Tas Teduhu kepada Ibu Mufidah. Ini bukan sekadar produk, tetapi representasi kreativitas, identitas budaya, dan tangan-tangan terampil pengrajin Luwu Timur,” ujar dr. Ani usai penyerahan.

Tarian Riringgo Antar Luwu Timur Rebut Juara 1

Selain menjadi sorotan melalui produk kriya unggulan, Luwu Timur sukses memukau panggung utama melalui Tarian Riringgo, tarian tradisional Suku Padoe.

Penampilan energik yang melibatkan dr. Ani dan Sanggar Seni Momoiko SMPN 1 Wasuponda membuat dewan juri menetapkan Luwu Timur sebagai Juara 1 Parade Wastra.

Prestasi ini terasa lebih luar biasa karena persiapan tarian hanya dilakukan selama dua hari.

“Kerja keras itu tidak pernah sia-sia. Man jadda wa jadda,” ucap dr. Ani penuh syukur.

Tiga Prestasi Sekaligus

Dekranasda Luwu Timur mencatatkan tiga kemenangan pada kompetisi tahun ini:

1. Juara 1 Parade Wastra — Rp 30 juta
2. Juara 1 Kriya Premium — Rp 7,5 juta
3. Juara 2 Desain Booth — Rp 10 juta

dr Ani turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Luwu Timur H. Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, Ketua Dekranasda Sulsel Ny. Naoemi Octarina, serta jajaran pengurus Dekranasda Lutim, termasuk Wakil Ketua Hj. Herni Bahar Ramadhan dan Sekretaris Yonasty Sumule Sorreng, yang terlibat sejak persiapan hingga pelaksanaan.

Sekretaris Dekranasda, Yonasty, bahkan menyebut dr. Ani sebagai penggerak utama energi tim.

“Ibu Ketua menari paling lincah. Semangatnya menular ke semua peserta,” ujarnya sambil tertawa.

Momentum di Expo Kreatif Andalan 2025 menjadi tonggak baru bagi branding budaya Luwu Timur. Melalui karya, warna, dan gerak tradisi Suku Padoe, Luwu Timur menunjukkan bahwa potensi lokal mampu bersaing di panggung regional hingga nasional. (Cl/Red)