Luwu Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat lokal menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari investasi besar di sektor industri nikel.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan, menanggapi rencana beroperasinya PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) pada tahun 2026.
Menurut Iwan, DPRD akan terus mengawal agar proses rekrutmen tenaga kerja di perusahaan tersebut memprioritaskan warga Luwu Timur.
Ia menegaskan, komposisi ideal dalam perekrutan nanti adalah 70 persen tenaga kerja lokal dan 30 persen dari luar daerah, sebagaimana telah disepakati dalam berbagai forum sebelumnya.
“Kami di DPRD akan memastikan agar masyarakat Luwu Timur mendapat ruang utama dalam perekrutan tenaga kerja di PT IHIP. Prinsipnya, investasi harus membawa kesejahteraan bagi warga di daerah ini,” tegas Iwan.
Rencananya, PT IHIP akan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja pada tahap awal operasional, yang mencakup posisi operator dan helper.
Pembangunan infrastruktur industri akan dimulai pada 2026, dan diperkirakan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Iwan juga menyampaikan keyakinannya bahwa sumber daya manusia (SDM) Luwu Timur telah siap bersaing.
Hal ini berkat berbagai program pelatihan dan pengembangan keterampilan yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah selama beberapa tahun terakhir.
“Tenaga kerja lokal kita sudah terlatih. Banyak yang sudah memiliki keahlian teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memprioritaskan mereka,” ujarnya.
DPRD Luwu Timur berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan investasi strategis seperti PT IHIP, agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Kami tidak hanya mendukung investasi, tetapi juga memastikan pemerataan manfaatnya. Masyarakat lokal harus menjadi bagian utama dalam kemajuan daerah ini,” pungkas Iwan.
Dengan dorongan kuat dari DPRD, diharapkan kehadiran PT IHIP dapat menjadi momentum baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ekonomi daerah berbasis industri berkelanjutan. (Cl/Red)



